0

SERANG – Hari Ulang tahun Gereja Katolik Kristus Raja yang ke-69 diramaiakan oleh Pentas Seni Rampak Bedug dan Wayang Kulit semalam suntuk. Acara ini mengusung tema “Gereja Menampilkan Aneka Budaya”, berlangsung di Gereja Katolik Kristus Raja, Cimuncang, Kota Serang.

Dalam kesempatan itu, Frandy Seda selaku ketua panitia acara mengatakan Gereja Katolik Kristus Raja Serang memberikan ruang untuk menjadikan budaya asli Indonesia menjadi tali pengikat silaturahmi antar anak bangsa.

“Budaya yang hidup yang mengimani untuk menjadi bagian dalam berbangsa dan bernegara. Dan Gereja katolik mengajak kita semua utk menjadi pelopor kebudyaan dalam tenggang rasa dan toleransi antar umat beragama,” katanya saat ditemui dalam acara tersebut, Jum’at (8/11/2019) malam.

Penggerak GUSDURian Banten, Rifqiyudin Anshori yang turut hadir di acara tersebut juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa acara ini adalah bukti kota serang yang toleran dan ramah untuk semua umat.

“Gereja Kristus Katolik Raja Kota Serang sangat kuar biasa dalam menyuarakan toleransi dan perdamaian antar umat beragama melalui pagelaran seni budaya, ini perlu dicontoh oleh semua kalangan terutama generasi muda,” ujarnya

Senada dengan itu, Ketua Umum Harian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten Sekaligus Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Banten AM. Romly mengungkapkan acara ini bisa mempersatukan keberagaman karena berbagai kebudayaan ditampilkan.

“Kita cinta budaya itu harus belajar, kalau tidak belajar ekspresi budaya kita bakal keliru dan agama apapun selalu mengetengahkan cinta kasih, dengan bahasa berbeda,” ungkapnya

Kasih cinta yang ditanamkan kepada Tuhan ditengah umatnya, Imbuh AM. Romly, dimana ada cinta dan kasih sayang, maka disitulah Tuhan hadir. Tuhan akan selalu bertahta dihati kita.

“Marilah kita selalu tunduk patuh pada ajaran ajaran Tuhan, pada bimbingan pada Romo disini, sesuai dengan jalan yang di ridhoi Tuhan,” imbuhnya

Diwaktu yang sama, Kepala Kanwil Provinsi Banten Bazari Syam mengapresiasi dan jika kegiatan ini diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari, maka kehidupan beragama akan rukun.

“Kalau kegiatan ini diekspresikan dalam kehidupan kita sehari hari, ini sangat begitu indah kehidupan beragama kita. Kita tidak perlu bahasa sama, wajah sama, tapi dengan kerukunan beragama kehidupan menjadi indah,” ujarnya

Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya, Dikatakan Bazari Syam, kepada pengurus kristus raja dan mengucapkan selamat Ultah ke-69, Semoga selalu memberikan nilai nilai persaudaraan.

“Mudah mudahan kita bisa membangun kehidupan kebersamaan, sebab dari persaudaraan lahir kekuatan. Kalaulah tokoh agama seperti romo yang menginisiasi kegiatan ini, maka rukunlah kehidupan beragama kita,” pungkasnya

Kontributor: Adi

Kholiyi Ahmad
Pengajar di MTs Negeri 06 Pandeglang. Penggerak GUSDURian Banten & Lebak.

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Warta